Detail Cantuman Kembali

XML

analisa kekuatan tarik iratan bambu ori (Bambusa Arundinacea) dan penambahan minyak wijen pada matriks sebagai komponen kapal kayu


Kapal penangkap ikan merupakan kapal yang material bangunanya terbuat dari kayu. Sifat kayu yang mudah lapuk mengakibatkan kapal penangkap ikan dengan material kayu mudah rusak. Salah satu alternatif material pengganti kayu adalah dengan memanfaatkan bambu yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia. pemanfaatan bambu semakin bervariasi mulai daging bambu, ruas bambu, serta iratan bambu yang terdapat pada tanaman tersebut, khususnya digunakan pada konstruksi sebuah bangunan. Maka, pada penelitian ini dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan iratan bambu sebagai penguat dalam konstruksi komposit dengan penambahan minyak wijen dan variasi lubang dengan menggunakan metode hand lay-up yang mengacu pada standar spesimen ASTM d638-02a. Pada penelitian ini akan dilakukan uji tarik (tensile) pada komposit iratan bambu dengan tiga variasi ukuran lubang (2mm),(4mm),(5mm), iratan bambu dengan ruas dan tanpa ruas tanpa variasi lubang. Hasil pengujian tarik pada komposit iratan bambu menghasilkan nilai kuat tarik tertinggi pada varian iratan bambu tanpa ruas dan tanpa variasi lubang dengan nilai kuat tarik tertinggi mencapai 49,58 N/mm², regangan 1,13%, modulus elastisitas 43,87 N/mm².
621.24.19 Git a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xi, 76 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...